Sejarah STAI Muhammadiyah Bandung

STAI Muhammadiyah Bandung sudah berdiri sejak tahun 1986. Dalam 30 tahun lebih itu, STAIM Bandung tetap konsisten berkhidmat dalam mencetak manusia-manusia unggul yang tercerahkan. Sarjana Muslim yang berkarakter dan berkemajuan. Mereka yang memiliki keteguhan iman, integritas, kepedulian, tanggung jawab dan profesionalisme, serta dapat beradaftasi dengan perubahan zaman dan memanfaatkan perubahan tersebut untuk kemaslahatan publik yang lebih bermakna. Manusia yang berkarakter dan berkemajuan ini sangat dibutuhkan untuk masa depan kemanusiaan, di tengah tantangan masyarakat resiko (risk society) yang cenderung tuna adab dan tuna budaya. STAIM Bandung berkeyakinan bahwa Melalui pendidikan, manusia-manusia yang berkarakter dan berkemajuan itu dapat diwujudkan. Atas dasar itulah, STAIM Bandung berkomitmen untuk terus berkarya dan mencipta masa depan dalam mewujudkan insan-insan yang tercerahkan melalui pendidikan yang berkarakter dan berkemajuan.

STAIM Bandung didirikan atas prakarsa Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Pendirian STAI Muhammadiyah Bandung ini didasarkan pada dua alasan, yaitu pertama, bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah merupakan hajat Persyarikatan, dimana amal usaha Muhammadiyah banyak bergerak di bidang pendidikan, sehingga akan banyak diperlukan tenaga pendidik, baik di lingkungan Muhammadiyah sendiri maupun di luar Persyarikatan. Kedua, Perguruan Tinggi Muhammadiyah merupakan salah satu sarana penting dalam melaksanakan dakwah Islamiyah amar makruf nahyi munkar. Singkatnya, pendirian STAIM Bandung ini merupakan hajat Persyarikatan Muhammadiyah dalam mempercepat agenda tajdid, dakwah dan gerakkan pencerahan di Jawa Barat, khususnya di bidang pendidikan.

Secara historis, cikal bakal kelahiran STAI Muhammadiyah Bandung ini bermula dari pendirian Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) pada 1983. Namun karena setelah 2 (dua) tahun berjalan tidak mendapat izin dari pemerintah, maka didirikanlah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT). Akhirnya, STIT ini mendapat izin operasional dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat Nomor: 88/Kop/S/1987, tanggal 19 Juli 1987 dengan Program Studi yang diselenggarakan Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk jenjang Strata Satu (S-1). Selanjutnya, STIT mendapat status terdaftar berdasar SK Menteri Agama RI. Nomor 197/Th. 1990, tanggal 29 Agustus 1990. Kemudian berdasar peraturan pemerintah No. 53 tahun 1995 yang mengharuskan merubah STIT menjadi STAI dengan penambahan program studi, maka STIT Muhammadiyah Bandung dirubah menjadi STAI Muhammadiyah Bandung berdasar SK Menteri Agama RI No. 314 tahun 1995 dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Jenjang S-1 dan al-Ahwal al Syahsyiyah Jenjang S-1.

Pada tahun 1998 diadakan pengembangan program studi Muamalat Ekonomi Islam (MEI) jenjang S.1 (sebagai pengganti program studi al-Ahwal al­Syahshiyyah) serta program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Jenjang D-2 sebagai program studi baru. Selanjutnya, pada tahun 2001 STAI Muhammadiyah Bandung mendapat izin oprasional dari Kopertais Wilayah II dengan SK Nomor 055/KOP/II/S/2001 untuk menyelenggarakan Program Diploma Satu (D.1) PGTKI, Diploma Dua (D.2) PGSD/MI, PGTKI, dan Program Diploma Tiga (D.3) Keuangan dan Perbankan Syari’ah. Pada tahun 2008 telah diberikan izin operasional ulang dengan nomor : Dj.I/201/2008 tanggal 20 Juni 2008 SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama RI.

Namun, berkait dengan banyak faktor, dari sejumlah Prodi di atas, hanya Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) saja yang hingga tahun 2013 masih tetap berlangsung. Baru pada tahun 2014, STAI Muhammadiyah Bandung kembali mendapat izin operasional untuk menyelenggarakan Program Studi Ekonomi Syariah jenjang S1 berdasar SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 1500, tahun 2014, tanggal 14 Maret 2014. Kemudian pada tahun 2015 STAI Muhammadiyah Bandung mendapat izin operasional untuk menyelenggarakan 3 (tiga) Program Studi, yaitu Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), dan Al-Ahwal Al-Syahsyiyah (AS). Semuanya untuk jenjang S1 berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 361 tahun 2015, tanggal 20 Januari 2015. Dengan demikian, hingga sekarang STAI Muhammadiyah menyelenggarakan 5 (lima) Program Studi, yaitu :

 

No. Program Studi Jenjang Status
1 Pendidikan Agama Islam S1 SK Menteri Agama RI No. 314 tahun 1995
2 Ekonomi Syariah S1 SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 1500, tahun 2014, tanggal 14 Maret 2014.
3 PGRA S1 SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 361 tahun 2015, tanggal 20 Januari 2015.

 

4 KPI S1
5 Al-Ahwal Al-Syahsyiyah S1

B.  Tujuan dan Manfaat

Penyusunan Rencana Operasional (Renop) STAIM Bandung 2015-2019 ini bertujuan untuk menjadi frame of guidance terhadap arah kebijakan dan program STAIM Bandung dalam 4 tahun ke depan, sehingga menjadi lebih jelas, terstruktur dan terukur. Renop ini juga diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan acuan dalam:

 

  • Penyusunan program kerja Ketua STAI Muhammadiyah Bandung.
  • Penyusunan program kerja Ketua Program Studi di lingkungan STAI Muhammadiyah Bandung.
  • Pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal STAI Muhammadiyah Bandung.
  • Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi STAI Muhammadiyah Bandung untuk keperluan bahan akreditasi BAN-PT.
  • Penyusunan laporan akuntabilitas kinerja institusi STAI Muhammadiyah Bandung.

C. Landasan Hukum

Renop STAI Muhammadiyah Bandung 2015-2019 disusun dengan memperhatikan:

  • Undang-Undang Dasar 1945, hasil amandemen ke-4, pasal 31 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  • Ketetapan MPR No. VII/MPR/2001 tentang Visi Indonesia Masa Depan;
  • Undang-Undang No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  • PP Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan;
  • PP Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
  • PP Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
  • Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional 2010-2014;
  • Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kementerian Pendidikan Nasional 2005-2025;
  • Rencana Strategis STAI Muhammadiyah Bandung 2015-2019.