Bandung, 3 Januari 2019, Prodi Komunikasi Penyiaran Islam STAI Muhammadiyah Bandung laksanakan workshop Teknik Penulisan Berita dan Reportase Dakwah Islam Berkemajuan, bertempat di ruangan Focus Group Discussions STAIM Bandung, dengan peserta yang hadir dari beberapa kampus yaitu UNIBI, UNINUS, IKIP Siliwangi, UIN Bandung dan STAIM Bandung.

Kegiatan ini guna melahirkan reporter dan penulis berita dakwah yang berintegritas dan berkemajuan, di tengah maraknya kasus-kasus berita bohong yang bermunculan, hal ini disampaikan oleh Ketua STAI Muhammadiyah Bandung, Hendar Riyadi “Di tengah maraknya berita bohong, harusnya diimbangi oleh berita-berita yang sarat akan nilai, bukan hanya mengandung kebenaran tapi perlu diimbangi oleh integritas pembuat berita” Ujarnya

Dengan integritas, tercipta kedamaian dari berita yang disampaikannya, hal ini tegambar dari perjalanan Abu Hurairah saat menyampaikan hadits, yang dikutip oleh Hendar Riyadi  ”Dengan Integritas, bukan hanya menyampaikan berita benar, namun kedamaianpun akan tercipta dari berita yang disampaikannya, hal ini tergambar dari perjalanan Abu Hurairah saat menyampaikan hadits yang berisi Barangsiapa yang mengucapkan Lailaha Illa Allah akan masuk syurga, hal ini langsung dihentikan oleh Umar Bin Khattab serta langsung di klarifikasi kepada Rasulullah SAW, namun setelah mendapatkan pembenaran hadits dari Rasul, Umar tetap menghentikan penyampaian hadits tersebut, karena dikhawatirkan akan salah faham” Ujar Hendar.

Selain itu Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Rahmat Alamsyah menyampaikan bahwa di jaman Milineal ini perlu diimbangi dengan spirit dakwah dengan pendekatan milineal, sehingga dakwah yang dilakukan mengena kepada objek dakwah “Hari ini kita berada di jaman milineal, sehingga perlu pendekatan secara milineal pula” pungkasnya.

Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *