Bagaimana sih Bulan Ramadhan ini menurut pandangan dosen dan mahasiswa STAI Muhammadiyah?


Bapak Fahmi S.Pd.I, M.Ag. Dosen Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam ini seorang dosen muda, ayah dari satu orang putri ini, menghiasi bulan ramadhannya dengan penuh kekhusu’an di kampus.

“Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana jiwa dan raga seorang muslim dilatih dengan penuh ketaqwaan. Karena di bulan yang suci ini segala aktifitas yang dilakukan diberi ganjaran berlipat. Oleh karena itu, kita harus menjalaninya semaksimal mungkin sehingga hikmahnya bias kita peroleh. Sebagaimana sabda Nabi saw yang berbunyi; :Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketaqwaan, maka dosa-dosanya diampunioleh Allah SWT baik yang sudah lalu maupun yang akan datang.”

 

Komentar Bapak Diana, M.Ag. Kaprodi Ekonomi Syariah STAIM Bandung

“Bulan ramadhan adalah bulan penuh rahmat bagi umat Islam sedunia. Dalam obrolan santai beliau mengungkapkan ramadhan adalah bulan solidaritas umat; muslim yg berkecukupan dan mampu bisa merasakan kesederhanaan muslim yang kurang mampu.”

Sementara itu ketika di tanya bagaiman sebaiknya seorang muslim menghadapai lebaran, moment lebaran adalah moment rizki nomplok atau moment tumbuhnya ekonomi kerakyatan. karena kebanyakan dari kaum muslim berbisnis dibulan ini dan laris manis.
meskipun begitu beliau menekankan hidup sederhana ketika ramadhan maupun  saat lebaran. sederhana artinya membelanjakan uang sesuai dengan kebutuhan, tidak berlebih dan tidak kurang.

 

Yadi Karyadi, S. Fil., M. Pd.

“Ramadhan moment tepat untuk menabung  krn saat ramadhan kita hy makan 2x sehari. sementara kalau di hari biasa rata2 kita makan 3x perhari. jd jika 1x makan = 10.000. maka selama ramadhan akan terkumpul sekitar 300rb rupiah. jika itu dilaksanakan secara konsisten maka  infak umat akan meningkat tajam selama dan setelah bulan puasa.”

 

Miftahul Huda, S.Pd. I., M. Ag. Kaprodi Pendidikan Agama Islam

“Ramadhan bagi bapak dari  2 orang anak ini adalah moment kontemplasi diri.  dimana di malam2 ramadhan tahajud dan itikaf akan terjaga. Kontemplasi juga bisa diartikan evaluasi diri, merenungkan apa yg sudah dilaksanakan diantara bulan ramadhan lalau hingga bulan ramdhan berikutnya.”

 

Komentar Ridwan & friends Mahasiswa semester 4 jurusan Pendidikan Agama Islam  dan seorang guru di Madrasah Ibtidaiyah di kota Bandung

“Ramadhan di kampus STAIM mengesankan terutama lingkunganya yang friendly menyamankan. Disamping itu juga kita mahasiswa bisa beramal melalui kegiatan berbagi dengan anak yatim. Meskipun kita sedang menghadapi uas, puasa  dan kegiatan kampus tetap lanjuuut.”

 

 

 

Komentar Dara & freinds mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini.

“Kuliah di STAIM saat ramadhan tetep membuat saya & teman di kelas bersemangat. karena suasana yg friendly, dan saya menikmati bangeet kuliah bersama dosen-dosen yg berpengalaman.”

 

Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *