Oleh Hendriana

Bidang Riset Dan Keilmuan

PK IMM Ahwalu Syakhsiyah STAIM Bandung.

 

Jangan melupakan sejarah, salah satu ungkapan yang sering didengar disaat perayaan agenda – agenda besar bangsa ini, karena dengan sejarahlah kita dapat menjadikan satu kesalahan , yang mungkin menjadi kebaikan, dari analisis sejarah yang kemudian dijadikan satu pijakan untuk melangkah sehingga kita tidak terjebak kepada lubang yang sama, Prof. Dr Anhar Gonggong, mengatakan bahwa Soekarno bisa seperti itu, karena beliau pernah dilecehkan oleh Orang Belanda dengan tidak mendekatkan anaknya dengan soekarno, hal ini yang juga mempengaruhi semangat Bung Karno untuk menjadi orang yang dapat mengusir VOC dari Tanah Air.

Begitupun dengan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ahwalu Syakhsiyah STAI Muhammadiyah Bandung (PK IMM AS STAIMB) merupakan komisariat IMM di kota Bandung, bermula dari ruangan sekitar 4x6lah perjalan dimulai, diskusi – diskusi yang dilakukan oleh sekelompok kader perwakilan dari setiap daerah di jawa barat, yang berada di lembaga Ma’had ‘Aly STAI Muhammadiyah Bandung yag bertempat Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum, di lembaga yang baru didirikan tersebut, dibahas agenda – agenda untuk memperkenalkan Lembaga Kader baru tersebut kepada khalayak ramai, termasuk pendirian IMM di lembaga sebagai pendukung eksistensi Ma’had ‘Aly.

Hal tersebut juga didasarkan pada keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang peresmian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai wadah bagi Mahasiswa yang berada di Perguruan Tinggi Muhammadiyah, sehingga hal tersebut terus di rancang. Dengan mengadakan persiapan – persiapan yang mendalam mengenai Muhammadiyah, Namun beberapa kader yang kurang antusias awalnya menolak, hal tersebut juga didasarkan pada telah terbentuknya organisasi di Ma’had ‘Aly yaitu Kepresidenan, sehingga apabila didirikan akan terjadi dualism organisasi yang pada hakikat dan garapannya sama. Namun berjalannya waktu kader – kader sepakat untuk mencari ilmu dan menimba pengalaman di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Pada akhir semester 1, dilaksanakan rapat dadakan berkaitan dengan pendirian PK di setiap jurusan yang berada di STAI Muhammadiyah Bandung, dipimpin oleh ketua Umum PC IMM Kota Bandung yaitu Rifky Muhammad Ihsan, Ahwalu Syakhsiyah yang diwakili oleh 3 orang yaitu Firman Purnawarman,  Hendriana, dan Wildan Romdhoni, Rifky yang menyampaikan maksud PC IMM untuk mendirikan PK di setiap jurusan, mendapatkan beberapa masukan dari ketiga perwakilan tersebut, dengan menanyakan kesungguhan Pimpinan Cabang untuk mendirikan Komisariat dan segera melakukan perkaderan formal di Ma’had ‘Aly.

Setelah pertemuan tersebut,ketiga utusan orang tersebut mencoba berinisiatif menyusun perkaderan sendiri, sehingga penyusunan proposal untuk kegiatan Darul Arqom Dasar selesai dibuat, persiapan terus dilakukan termasuk pengajuan dana kepada ketua STAI Muhammadiyah Bandung yang pada saat itu dijabat oleh DR. Hendar Riyadi,M.Ag telah diajukan, namun beberapa ahad kedepan datanglah Pimpinan Cabang ke Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum, dengan membawa 5 pimpinan diantara Rifky Muhammad Ihsan, Amin Setiadi, Rini Marlina. Dengan pertemuan tersebut menghasilkan beberapa keputusan diantaranya pelaksanaan Darul Arqom Dasar dilaksanakan setelah kepindahan Ma’had ‘Aly, dari Syamsul ‘Ulum ke Jln. Mutiara.

Pindah dari Syamsul ‘Ulum, dilaksanakan pertemuan kembali di ruangan atas, dengan menghasilkan keputusan bahwa Darul Arqom Dasar dilaksanakan pada tanggal 5-7 April 2017 dengan menggunakan aturan SPI, sehingga PK IMM STAI Muhammadiyah Bandung melaksanakan Darul Arqom Dasar. Dalam Rencana Tindak Lanjut dibahaslah pendirian PK, dan salah satu tugas RTL tersebut yaitu Pendirian Pimpinan Komisariat yang dinamakan dengan PK IMM AS STAI Muhammadiyah Bandung. Sehingga di laksanakanlah Musyawarah Komisariat PK IMM AS STAI Muhammadiyah dengan harapan Pk ini dapat menjadi poros literasi regional lengkong, dan terpilihlah Immawan Firman Purnawarman sebagai Ketua Umum, dengan penambahan kader regular yang bergabung yaitu Immawan Nur ‘Alim.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *